Jakarta - Perusahaan besar seperti Apple, Google atau
Microsoft tidak akan meraksasa seperti sekarang tanpa jerih payah para
pendirinya. Para perintis ini pun tinggal menikmati kekayaan melimpah
ruah.
Tentu saja para konglomerat teknologi tersebut mempunyai
banyak ilmu untuk dibagikan. Kata-kata mereka pun seringkali sangat
inspiratif.
Berikut beberapa nasehat bijak dari para konglomerat teknologi dunia yang mungkin patut direnungkan, seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Jumat (22/6/2012).
Steve Jobs - Pendiri Apple

Mengingat bahwa aku akan segera mati adalah alat paling penting yang
pernah kutemui untuk membantuku membuat pilihan besar dalam hidup.
Karena hampir semua hal, semua harapan dari orang lain, semua
kebanggaan, semua ketakutan malu atau gagal, hal-hal tersebut tidak ada
artinya di hadapan kematian.
Mengingat kamu akan mati adalah
cara terbaik yang kuketahui untuk menghindari jebakan pikiran bahwa kamu
mempunyai sesuatu. Kamu sudah telanjang. Tidak ada alasan untuk tidak
mengikuti hatimu.
Waktumu terbatas, jangan sia-siakan untuk
menjalani kehidupan orang lain. Jangan terjebak pada dogma, yang adalah
hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan opini orang lain
menenggelamkan suara di dalam kamu. Yang paling penting, beranilah
mengikuti hati dan intuisimu yang entah bagaimana sudah tahu
sesungguhnya kamu ingin menjadi apa.
Stay hungry. Stay foolish.
Jeff Bezos - CEO Amazon

Mereka yang sukses berfokus pada apa yang mereka cintai. Pada masa
perebutan ladang emas internet di tahun 1999, aku melihat beberapa orang
yang tidak punya ketertarikan nyata pada internet, teknologi atau
komputer duduk dan mulai mencari kekayaan dari internet. Hal itu
sangatlah sulit.
Berbahaya terjun ke arena dan melawan mereka
yang punya lebih banyak gairah dibandingkan Anda. Kabar baiknya adalah,
jika kita mendengarkan diri sendiri, kita sudah tahu apakah
passion kita. Hati kita adalah pemandunya.
Bill Gates - Pendiri Microsoft

Pencapaian terbesar manusia bukanlah dari penemuan mereka, namun
bagaimana penemuan tersebut diaplikasikan untuk mengurangi
ketidakadilan. Apakah dengan demokrasi, pendidikan publik yang yang
kuat, fasilitas kesehatan berkualitas, ataupun kesempatan ekonomi yang
luas, mengurangi ketidakadilan adalah pencapaian terbesar umat manusia.
Dalam
tahun-tahun Anda, saya berharap Anda punya kesempatan untuk bepikir
tentang bagaimana - dalam masa teknologi maju seperti sekarang ini -
akhirnya kita bisa mengalahkan ketidakadilan itu dan kita bisa
menyelesaikannya.
Larry Page - Pendiri Google

Beberapa dari kita cukup beruntung bisa berada di sini dengan
keluarga. Beberapa dari kita punya teman-teman kesayangan dan keluarga
di mana kita bisa pulang. Dan siapa tahu, beberapa dari kalian, seperti
Lucy (istrinya-red) dan aku, sedang bermimpi ingin membangun keluarga
sendiri di masa depan. Tolong tetaplah dekat dengan mereka dan ingatlah,
mereka adalah yang benar-benar berarti dalam hidup ini.
Eric Schmidt - Chairman Google

Tujuan kami di sini adalah untuk membuat Anda terpaku di depan
komputer. Namun ketahuilah kapan waktunya untuk berhenti. Tidak mungkin
untuk menghabiskan seluruh hidup Anda di depan komputer. Kehidupan
adalah orang-orang yang ada di sekitar Anda.
Tool tersebut (komputer) sangatlah powerful. Gunakanlah itu. Kemudian matikan dan berbicaralah dengan manusia.
Larry Ellison - CEO Oracle

Aspek paling penting dalam kepribadianku adalah mempertanyakan
kebijaksanaan konvensional, meragukan para pakar dan mempertanyakan
otoritas. Meskipun hal itu bisa membuat hubungan Anda dengan keluarga
dan guru menjadi sulit, hal itu sungguh sangat berguna dalam kehidupan.
Terkadang
menjauh dari kantor pusat dan punya sedikit waktu untuk berefleksi
membuat Anda menemukan kesalahan dalam strategi Anda. Anda harus
memikirkan ulang berbagai hal. Terkadang, hal itu membantuku memperbaiki
kesalahan yang telah kulakukan.
sumber :
http://inet.detik.com/read/2012/06/22/125413/1948170/398/0/6-nasehat-bijak-konglomerat-teknologi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar