Saefuddin
saefuddin@majalahtambang.com
Jakarta - TAMBANG. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) akan mulai produksi batubara di Februari 2012. Produksi diperoleh melalui lapangan konsesi batubara yang ada di Nunukan, Kalimantan Timur dengan produksi awal hingga 8.500 ton per bulan.
"Di bisnis non migas, rencananya tahun depan kita sudah bisa berproduksi batubara. Itu di Februari 2012 dengan awal produksi 8.500 ton per bulan," ucap CEO Medco Energi International Tbk. (MEDC), Lukman Mahfoedz saat Public Expose di Jakarta, Kamis 15 Desember 2011.
Lukman mengatakan produksi selanjutnya akan meningkat menjadi 45.000 ton per bulan mulai Juni 2012. "Untuk kalorinya sendiri yaitu 6600 kcal," jelasnya.
Target pendapatan dari bisnis batubara selanjutnya digunakan untuk menutupi kekurangan pendapatan sebagai efek penjualan 51 persen saham MEDC di PT Medco Power kepada Saratoga Capital.
"Tadinya saham kita 100 persen di PT Medco Power sehingga dengan kita jual 51 persen ke Saratoga, maka otomatis pendapatan kita berkurang dari unit usaha tersebut. Tapi karena kita dapat pendapatan dari bisnis batubara, tahun depan tidak ada pengurangan pendapatan bagi perseroan," pungkasnya.
saefuddin@majalahtambang.com
Jakarta - TAMBANG. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) akan mulai produksi batubara di Februari 2012. Produksi diperoleh melalui lapangan konsesi batubara yang ada di Nunukan, Kalimantan Timur dengan produksi awal hingga 8.500 ton per bulan.
"Di bisnis non migas, rencananya tahun depan kita sudah bisa berproduksi batubara. Itu di Februari 2012 dengan awal produksi 8.500 ton per bulan," ucap CEO Medco Energi International Tbk. (MEDC), Lukman Mahfoedz saat Public Expose di Jakarta, Kamis 15 Desember 2011.
Lukman mengatakan produksi selanjutnya akan meningkat menjadi 45.000 ton per bulan mulai Juni 2012. "Untuk kalorinya sendiri yaitu 6600 kcal," jelasnya.
Target pendapatan dari bisnis batubara selanjutnya digunakan untuk menutupi kekurangan pendapatan sebagai efek penjualan 51 persen saham MEDC di PT Medco Power kepada Saratoga Capital.
"Tadinya saham kita 100 persen di PT Medco Power sehingga dengan kita jual 51 persen ke Saratoga, maka otomatis pendapatan kita berkurang dari unit usaha tersebut. Tapi karena kita dapat pendapatan dari bisnis batubara, tahun depan tidak ada pengurangan pendapatan bagi perseroan," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar