Jumat, 16 Desember 2011

KARK Targetkan Penjualan Batubara 4 Juta MT Di 2012

Saefuddin
saefuddin@majalahtambang.com


Jakarta - TAMBANG. Presiden Direktur PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) Sudiro Andi Wiguno mengatakan pihaknya telah mendapat pinjaman (kredit) sebesar USD15 juta dari Internasional Islamic Trade Finance Corporation (ITFC). Dana tersebut selanjutnya digunakan untuk meningkatkan kinerja perseroan khususnya melalui penjualan/ekspor batubara. Di 2012 penjualan ditargetkan sebesar 4 juta metrik ton (MT), meningkat dari tahun 2011 sebesar 3,2 juta MT.


"Pinjaman ini untuk pembayaran letter of credit (L/C) yang akan kami gunakan untuk meningkatkan penjualan batubara perseroan," ucapnya saat Public Expose KARK di Jakarta, Jumat 16 Desember 2011.


Target penjualan batubara di 2011 sendiri mencapai 3,27 juta metrik ton (MT), di mana untuk tahun 2012 target tersebut akan ditingkatkan menjadi 4 juta MT.


"Mayoritas produksi batubara kami adalah untuk ekspor dengan pasar utama di Cina dan India. Ke depan porsi ekspor tersebut akan 60 persen untuk Cina dan 40 persen untuk India," jelasnya.


Target pendapatan dari ekspor batubara di tahun ini sebesar Rp1,6 triliun dan ditargetkan meningkat hingga 20 persen untuk tahun 2012.


Sejak 29 Juni 2007, KARK merupakan perusahaan yang memiliki bisnis utama di pertambangan dan perdagangan batubara. Selain batubara, bisnis usaha juga mencakup pertambangan nikel, infrastruktur, perkapalan, logistik, dan jasa-jasa di bidang energi. KRAK pertama kali listing di bursa pada 29 Juni 2001 dengan bisnis utama sebagai Developer Perumahan Sederhana.


"Selain ekspor, batubara kami juga dijual ke dalam negeri khususnya untuk PLN, Bukit Asam, dan Holchim," pungkasnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar